6 Cara Memberikan Interview Feedback kepada Kandiat Beserta Contohnya

6 Cara Memberikan Interview Feedback kepada Kandiat Beserta Contohnya

Dalam dunia HR Consulting, feedback dari wawancara kerja menjadi krusial bagi kandidat. Ini tidak hanya tentang keberhasilan atau kegagalan, tetapi juga tentang peluang untuk berkembang. Namun, sayangnya, tidak semua organisasi memberikan feedback kepada para pelamar dengan cepat.

Sebuah statistik dari Indeed mengungkapkan bahwa kurang dari separuh pelamar kerja (44%) menerima umpan balik dari organisasi dalam beberapa minggu setelah melamar. Bahkan, rata-rata waktu tanggapan setelah wawancara adalah 24 hari kerja. Namun, keberhasilan memberikan feedback yang efektif dapat membawa manfaat besar baik bagi organisasi maupun kandidat.

Apa itu Interview Feedback?

Feedback wawancara adalah catatan dari sebuah wawancara kerja, biasanya dari sudut pandang pewawancara. Ini mencakup topik-topik yang dibahas dalam wawancara, performa kandidat, rekomendasi untuk merekrut, dan langkah-langkah yang diambil untuk mencapai keputusan tersebut.

6 Cara Memberikan Interview Feedback Kepada Kandidat

Memberikan feedback wawancara kepada kandidat membutuhkan pendekatan yang terstruktur dan empati yang tinggi. Berikut adalah enam cara yang efektif untuk memberikan feedback yang bermanfaat kepada kandidat:

Pendekatan Berbasis Empati

Saat memberikan umpan balik kepada kandidat, penting untuk tetap mempertimbangkan perasaan dan persepsi mereka. Menggunakan pendekatan yang empatik dapat membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan penerimaan terhadap umpan balik yang diberikan.

Konsistensi dan Struktur

Menyediakan umpan balik secara konsisten dan menggunakan format yang terstruktur dapat membantu kandidat memahami dan mengevaluasi kinerja mereka secara lebih efektif. Dengan memiliki kerangka yang jelas, kandidat dapat dengan mudah mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan diri mereka.

Penggunaan Bahasa yang Jelas dan Konsis

Saat memberikan umpan balik, pastikan untuk menggunakan bahasa yang jelas, konkret, dan mudah dipahami. Hindari penggunaan istilah atau frasa yang ambigu atau menggiring, dan fokuslah pada menyampaikan pesan dengan jelas dan langsung.

Penekanan pada Pembelajaran dan Pengembangan

Umpan balik yang efektif tidak hanya memberi tahu kandidat tentang kinerja mereka, tetapi juga menawarkan arahan yang berguna untuk pengembangan pribadi dan profesional. Fokuskan pada memberikan saran yang dapat dilakukan dan memberi dorongan untuk terus belajar dan berkembang.

Pemberian Umpan Balik yang Timely

Keteraturan dan ketepatan waktu dalam memberikan umpan balik sangat penting. Usahakan untuk memberikan umpan balik sesegera mungkin setelah wawancara untuk memastikan bahwa kandidat memiliki waktu yang cukup untuk merefleksikan kinerja mereka dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk perbaikan.

Keterbukaan untuk Diskusi Lanjutan

Setelah memberikan umpan balik, berikan kesempatan bagi kandidat untuk bertanya atau berdiskusi lebih lanjut tentang masalah yang telah dibahas. Ini menciptakan kesempatan untuk klarifikasi, pemahaman yang lebih baik, dan memperkuat hubungan antara kandidat dan pewawancara.

5 Contoh Interview Feedback yang Tepat

Feedback wawancara yang tepat tidak hanya memberikan informasi tentang performa kandidat, tetapi juga memberikan arahan yang berguna bagi pengembangan karir mereka. Berikut adalah lima contoh feedback wawancara yang tepat:

Percakapan tentang Performa Umum:

Pewawancara: “Halo, [Nama Kandidat]. Terima kasih sudah datang ke wawancara kami. Kami sangat menghargai waktu dan usaha Anda. Kami menyadari bahwa Anda memiliki pengetahuan yang solid tentang industri ini, tetapi kami merasa ada sedikit kekurangan dalam presentasi Anda. Mungkin Anda dapat memperkuat keterampilan komunikasi visual Anda untuk membuat presentasi lebih menarik. Bagaimana pendapat Anda?”

Percakapan tentang Kemampuan Teknis:

Pewawancara: “Selamat pagi, [Nama Kandidat]. Kami ingin memberi tahu Anda bahwa Anda telah menunjukkan kemampuan teknis yang sangat baik selama wawancara. Namun, kami melihat ada sedikit kelemahan dalam pemahaman Anda tentang kerangka kerja yang kami gunakan. Mungkin Anda dapat mengambil beberapa waktu ekstra untuk mempelajari kerangka kerja tersebut sebelum langkah selanjutnya. Apakah Anda merasa itu memadai?”

Percakapan tentang Keterlibatan dan Minat:

Pewawancara: “Hai [Nama Kandidat], terima kasih atas partisipasi Anda dalam wawancara. Kami menghargai antusiasme Anda untuk bergabung dengan tim kami. Namun, kami ingin melihat lebih banyak minat dari Anda terhadap proyek-proyek khusus yang kami sebutkan. Apakah Anda merasa memiliki minat yang cukup untuk terlibat secara aktif dalam proyek-proyek semacam itu?”

Percakapan tentang Kesiapan untuk Perubahan:

Pewawancara: “Selamat siang, [Nama Kandidat]. Kami ingin mengatakan bahwa kami menghargai keterbukaan Anda terhadap belajar hal-hal baru dan fleksibilitas Anda dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, kami melihat ada sedikit kekurangan dalam pemahaman Anda tentang perubahan teknologi terbaru dalam industri kami. Mungkin ada baiknya jika Anda mengikuti pelatihan tambahan untuk memperbarui pengetahuan Anda. Bagaimana pendapat Anda?”

Percakapan tentang Kesesuaian Budaya Perusahaan:

Pewawancara: “Halo [Nama Kandidat], terima kasih atas waktu Anda dalam wawancara. Kami menghargai ketertarikan Anda terhadap perusahaan kami. Namun, kami merasa ada sedikit ketidakcocokan antara nilai-nilai budaya perusahaan kami dan gaya kerja Anda yang lebih individualistik. Mungkin Anda dapat memberi tahu kami bagaimana Anda berencana untuk beradaptasi dengan budaya kami jika Anda diterima. Apakah Anda mempunyai pemikiran tentang ini?”

Kesimpulan

Memberikan feedback yang efektif dalam wawancara kerja adalah kunci untuk meningkatkan pengalaman kandidat dan meningkatkan proses rekrutmen secara keseluruhan. Dengan mengadopsi pendekatan yang terstruktur dan empatik, organisasi dapat membangun reputasi yang baik dan mendukung pertumbuhan karir kandidat.

Ingatlah, memberikan umpan balik yang bermanfaat tidak hanya memberikan manfaat kepada kandidat, tetapi juga membantu organisasi dalam pengambilan keputusan yang lebih baik di masa depan.

Temukan cara memberikan feedback wawancara yang efektif dan profesional dengan menggunakan layanan Klique! Segera tingkatkan pengalaman rekrutmen Anda dan bangun hubungan yang kuat dengan calon karyawan potensial. Mulai sekarang dan berikan umpan balik yang bermanfaat untuk pertumbuhan bersama! Hubungi kami sekarang!

 

Referensi:

FacebookTwitterEmailLinkedIn

Recent