Studi Kasus 3

Studi Kasus 3

Situasi / Tantangan

Klien mengalami kesulitan dalam mengembangkan dan menerapkan metode yang efektif untuk mengukur kinerja karyawan. Mereka memerlukan sistem yang dapat memberikan wawasan yang jelas dan terukur tentang kontribusi dan pencapaian karyawan relatif terhadap tujuan organisasi. Kekurangan sistem tersebut menyebabkan budaya menyalahkan yang merata di perusahaan setiap kali target tidak tercapai, yang berdampak negatif pada moral tim dan produktivitas.

Klien

Perusahaan yang berkembang pesat di industri Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (HRIS)

Solusi / Intervensi

Untuk mengatasi tantangan ini, kami merancang kerangka pengukuran kinerja yang disesuaikan:

1. Custom Performance Metrics: Mengembangkan metrik kinerja yang disesuaikan yang selaras dengan tujuan spesifik dari peran setiap karyawan.
2. Pengembangan Kolaboratif: Bekerja erat dengan klien untuk mengidentifikasi indikator kinerja utama (KPI) yang relevan dan terukur untuk setiap peran dalam organisasi, memastikan bahwa metrik ini selaras dengan tujuan bisnis yang lebih luas.

Langkah Implementasi:
1. Workshop KPI: Mengadakan workshop dengan department head dan leaders untuk mendefinisikan KPI spesifik yang sesuai dengan jabatan dan peran mereka, lalu mensosialisasikan kepada mereka tentang sistem baru.
2. Integrasi Sistem: Mengintegrasikan KPI ini ke dalam HRIS klien yang ada, memungkinkan pelacakan dan pelaporan kontribusi individu secara real-time.
3. Pelatihan dan Manajemen Perubahan: Memberikan pelatihan komprehensif untuk semua karyawan tentang cara menggunakan sistem secara efektif dan memulai program manajemen perubahan untuk menggeser budaya perusahaan menuju akuntabilitas sampai level individu.

Hasil Pekerjaan

1. Akuntabilitas Individu: Sistem pengukuran kinerja baru secara signifikan mengurangi budaya menyalahkan secara umum dengan menyediakan akuntabilitas yang jelas untuk kontribusi individu.
2. Peningkatan Kualitas Pengambilan Keputusan: Dengan data kinerja yang jelas dan sesuai dengan peran di Perusahaan Klien, perusahaan kini dapat membuat keputusan yang lebih informatif terkait promosi, penghargaan, dan pengembangan profesional.
3. Peningkatan Produktivitas dan Kepuasan Karyawan: Kriteria pengukuran yang jelas dan adil menghasilkan peningkatan 15% produktivitas secara keseluruhan dan peningkatan skor kepuasan karyawan sebesar 18% karena karyawan merasa lebih dihargai dan dinilai secara adil.
4. Kesuksesan Jangka Panjang: Kejelasan dan transparansi kinerja dengan metriks yang jelas tidak hanya memperbaiki moral karyawan saat ini tetapi juga menempatkan perusahaan untuk kesuksesan jangka panjang melalui talent management yang lebih baik dan perencanaan tenaga kerja strategis.

Kesimpulan

Penerapan sistem pengukuran kinerja yang disesuaikan telah mengubah cara klien mengevaluasi dan mengelola tenaga kerjanya. Solusi ini tidak hanya mengatasi tantangan operasional langsung tetapi juga meletakkan dasar untuk pertumbuhan berkelanjutan dan budaya organisasi yang positif, yang kritis dalam industri yang kompetitif dan berkembang pesat.

Lihat Studi Kasus Lainnya

Studi Kasus 1
Studi Kasus 2
Studi Kasus 4
Studi Kasus 5