PKWT dan PKWTT, Apa Perbedaannya?

PKWT dan PKWTT, Apa Perbedaannya?

Dalam dunia Manajemen SDM atau manajemen sumber daya manusia, istilah PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) seringkali muncul. Namun, apakah Anda benar-benar mengerti apa itu PKWT dan bagaimana jenis kontrak kerja ini mempengaruhi manajemen SDM di perusahaan Anda?

Artikel ini akan menjelaskan secara rinci tentang PKWT, perbedaannya dengan PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu), dan regulasi terbaru yang berlaku.

Apa Itu PKWT? 

PKWT, atau Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, adalah sebuah jenis kontrak kerja yang memiliki durasi atau tenggat waktu tertentu. Kontrak ini biasanya digunakan untuk pekerjaan yang sifatnya sementara dan tidak permanen.

Menurut Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021, PKWT dapat dibuat berdasarkan dua kriteria: periode kerja atau penyelesaian pekerjaan tertentu. Ini berarti PKWT bisa digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan waktu tertentu untuk diselesaikan atau pekerjaan yang hanya akan berlangsung selama periode waktu tertentu.

PKWT juga memiliki beberapa karakteristik unik yang membedakannya dari jenis kontrak kerja lainnya. Misalnya, PKWT tidak boleh digunakan untuk pekerjaan yang bersifat permanen. Selain itu, PKWT juga harus didaftarkan ke kantor dinas ketenagakerjaan setempat dalam waktu 7 hari setelah penandatanganan kontrak. Kegagalan dalam melakukan pendaftaran ini bisa berakibat pada konversi PKWT menjadi PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu).

Memahami PKWT adalah penting. PKWT sering digunakan dalam situasi di mana perusahaan membutuhkan fleksibilitas dalam pengelolaan tenaga kerja, seperti proyek jangka pendek atau pekerjaan musiman. 

Apa Perbedaan PKWT dengan PKWTT?

PKWT dan PKWTT adalah dua jenis kontrak kerja yang sering digunakan dalam dunia kerja. Meskipun keduanya adalah bentuk perjanjian kerja antara karyawan dan perusahaan, ada beberapa perbedaan mendasar yang mempengaruhi bagaimana mereka digunakan dalam manajemen sumber daya manusia.

PKWTT, atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu, biasanya digunakan untuk pekerjaan yang bersifat permanen dan berkelanjutan. Berbeda dengan PKWT, PKWTT dapat memerlukan masa percobaan yang tidak lebih dari 3 bulan.

Salah satu perbedaan utama antara PKWT dan PKWTT adalah dalam hal fleksibilitas dan komitmen jangka panjang. PKWT memberikan fleksibilitas lebih bagi perusahaan untuk menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan proyek atau kebutuhan bisnis yang berubah-ubah. Sementara itu, PKWTT lebih menekankan pada stabilitas dan komitmen jangka panjang antara karyawan dan perusahaan. 

Dalam konteks manajemen SDM, memahami perbedaan antara PKWT dan PKWTT sangat krusial. Keputusan untuk menggunakan salah satu dari dua jenis kontrak ini harus didasarkan pada berbagai faktor, termasuk kebutuhan bisnis, sifat pekerjaan, dan strategi manajemen sumber daya manusia jangka panjang. 

Kesimpulan

Memahami apa itu PKWT dan bagaimana ia berbeda dari PKWTT adalah kunci dalam manajemen sumber daya manusia yang efektif. Dengan pengetahuan ini, Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam merekrut, mengelola, dan mempertahankan talenta di perusahaan Anda.

Jika Anda ingin memaksimalkan efisiensi dan efektivitas manajemen SDM di perusahaan Anda, pastikan untuk menggunakan layanan dari Klique.id. Kami menyediakan solusi lengkap untuk mengurus seluruh kegiatan HRD Anda, mulai dari kegiatan operasional hingga pengembangan organisasi.

Referensi:

FacebookTwitterEmailLinkedIn

Recent